Big Data, Kamu Harus Tahu

Oleh : Hesti Hati Nurani

Kelas : Instrumentasi 5B

(Postingan ini diikutsertakan dalam rangka STMKG IPTEK EXPO 2018)

Apa itu Big data?

Dewasa ini manusia hampir sebagian besar tidak bisa lepas dengan smartphone atau gadget dari tangan mereka, hal ini sejalan dengan kebutuhan mereka terhadap kegiatan online. Tak ayal, otomatisasi segala aspek pun mulai didengungkan dimana-mana, mulai dari perbankan, pembelanjaan, pembayaran tol, bahkan trasportasi dilakukan secara online. Semua bentuk otomatisasi dan kegiatan online ini kemudian menghasilkan data, yang semakin lama semakin besar hingga dalam penyimpanan dan pengolahannya kita menjadi kewalahan. Hal inilah yang melatarbelakangi munculnya era big data,dimana secara sadar atau tidak kita sendiripun dalam keseharian juga ikut andil di era big data ini. Jika individu seperti kita mampu menyumbangkan sejumlah data yang besar setiap harinya, lalu bagaimana pada sebuah instansi ataupun perusahaan? Pastilah data yang dihasilkan dan yang harus dikelola lebih besar dan bervariasi lagi. Big data kemudian hadir sebagai solusi termutakhir di zaman IoT (Internet of Thing) sekarang ini.

Mengutip pendapat Gartner, sebuah perusahaan riset dan konsultan IT di Amerika Serikat, big data adalah data dengan ciri memiliki ukuran yang sangat besar, sangat bervariatif, sangat cepat pertumbuhannya dan mungkin saja tidak terstruktur dimana memerlukan pengolahan khusus dengan teknologi inovatif sehingga mendapatkan informasi yang mendalam dan dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih baik.

Secara teknis, big data terdiri dari lima dimensi yang dikenal sebagai 5V’s Big data, yaitu Velocity, Volume, Value, Variety, and Veracity. Satu persatu dari dimensi akan dibahas secara umum pada penjelasan berikut ini.

1. Velocity

Berbicara velocity, menunjuk pada kecepatan data yang dihasilkan, dikumpulkan dan dianalisa setiap detiknya. Pesan email, foto, video, tweets, dll bertambah secepat kilatan cahaya per detiknya di seluruh dunia. Dengan adanya teknologi big data memungkinkan kita untuk menganalisa selagi ia bertambah bahkan tanpa harus meletakkannya pada database.

2. Volume

Volume menunjuk pada jumlah data yang menakjubkan yang dihasilkan setiap detiknya dari kegiatan online di social media, video, foto, data panggilan handphone maupun kartu kredit. Misalnya saja facebook yang mampu menghasillkan 10 miliyar pesan, 4,5 miliyar kali penekanan tombol like, dan lebih dari 350 juta foto dan video diupload setiap harinya. Mengumpulkan dan menganalisa data seperti itu merupakan sebuah tantangan yang luar biasa bagi teknologi.

3. Value

Mengacu pada kemampuan mengubah data menjadi nilai ataupun kemampuan menyaring data yang bernilai. Hal terpenting dalam big data adalah seberapa besar pemahaman biaya dan keuntungan dari mengumpulkan dan menganalisa data tersebut.

4. Variety

Hal ini menunjuk pada jenis atau keberagaman data yang dihasilkan. Berbeda dengan masa lalu dimana data yang dihasilkan masih terstruktur, sekarang ini data yang dihasilkan banyak yang tidak terstruktur. Teknologi baru dan inovatif dari big data kemudian memungkinkan data terstruktur maupun tidak dapat diambil, disimpan dan digunakan sekaligus.

5. Veracity

Mengacu pada kualitas atau kepercayaan dari data tersebut. Seberapa akuratkah data tersebut? Seperti contoh pada postingan di twitter, hashtag, ataupun singkatan-singkatan dan kesalahan ketik dll. Kumpulan data-data tersebut tidak berguna bila kualitas atau kepercayaannya tidak akurat.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.