Festival Kebudayaan Arab Saudi

Pertama lihat poster festival kebudayaan arab saudi langsung excited pengen kesini. Akhirnya saya mengajak teman saya Hesti dan ternyata dia lebih excited daripada sy, hahaa. Tapi memang keren acaranya, worth it.

Festival ini diadakan untuk menyemarakkan pagelaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Komite Olimpiade Arab Saudi dan Otoritas Budaya Umum Saudi menyelenggarakan festival kebudayaan Kerajaan Arab Saudi bertajuk Saudi House. Acara yang dilaksanakan dari tanggal 19-22 dan 24-28 Agustus 2018, di Restoran Pulau Dua, Senayan, tak jauh dari Stadion Gelora Bung Karno ini menyediakan beberapa paviliun dan semuanya free.

IMG_1564

Untuk masuk ke festival ini saya rela antri mulai dari pintu masuk utama, pintu masuk pemeriksaan, bahkan untuk masuk ke tiap pavilium. Paviliun pertama yang saya kunjungi adalah henna. Mumpung libur kuliah 3 minggu jadi free ga ada pemeriksaan kerapian gpplah ya sekali-kali pke henna.

IMG_1525

Selanjutnya saya menuju ke paviliun Al Quran. Jadi disana kami akan dikasih free Al Quran langsung dari Arab. Nah antrian paling panjang ada di pavilium ini dan sampai di pertengahan antrian ternyata Al Qurannya habis. Qodarullah belum rezeki.

Pindah ke paviliun kurma. Lumayan panjang juga antriannya. Disana kami diberi plastik kecil beserta kurma yang katanya ada 10 jenis kurma yaitu Sukhari yang merupakan kurma favorit, nabtah ali, klas, wnanah, barhe, majdool, rashodiah, shafra, fankah, dan kasabah. Semua kurma ini berasal dari daerah Al-Qassim [1].

Di samping pavilium kurma ada juga entah pavilium dua Masjid Suci menghadirkan miniatur Masjidil Haram di Makkah dan Al Masjid An Nabawi di Madinah. Selain itu juga ada lukisan dan free kaligrafi nama. Namun karena saya sudah tidak sanggup dengan antrian yang panjang akhirnya hanya berkeliling melihat lukisan dalam paviliun itu.

IMG_1517

Pengennya ke paviliun baju tradisional namun lagi-lagi ini antrian paling waww dan akhirnya nyerah juga, wkwk. Bukan masalah antrinya tapi capek juga hampir 3 jam antri mulai masuk gerbang sampai masuk paviliun di atas. Akhirnya saya memutuskan ke mushola untuk menunggu adzan maghrib dan sekalian sholat biar dapat giliran awal.

Next. Balik dari mushola ternyata antriannya makin panjang dan saya memutuskan untuk duduk melihat pertunjukan tarian tradisional yang disuguhkan.

IMG_1548
IMG_1547

Oh ya ada paviliun air zamzam dan nasi kebuli juga namun waktu itu habis.

Setelah puas berkeliling disetiap paviliun akhirnya saya memutuskan untuk balik ke kosan.

Referensi :

[1] http://lifestyle.bisnis.com/read/20180828/220/832116/ada-sepuluh-jenis-kurma-arab-di-festival-kebudayaan-arab-saudi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.