[Akhir] September 2018

Alhamdulillah alla kuli hal entah mungkin memang rezeki atau suatu kebetulan, adaaaa saja surprise di setiap bulan September, tahun ini pun tahun-tahun sebelumnya. Walaupun sempat ada drama dan nangisnya juga hehee tapi inilah yang terbaik.  Terkadang hal-hal kecil pun remeh, namun selagi memberi kebaikan dan pelajaran akan menjadi cerita tersendiri bagi saya.

Yang awalnya sudah ada fix planning dan itenary terbang menyebrangi pulau melintasi batas-batas samudera, halahhh, namun ternyata Allah belum rezekikan saya menjadi salah satu delegasi di event tersebut. Tidak ada yang perlu disalahkan, iyaa karena Allah punya rencana yang lebih baik. Ga nyangka sama sekali bakal menjadi peserta pelatihan remote sensing. Padahal mah hanya coba-coba berhadiah, wkk. Targetnya bukan untuk student sehingga saya tidak terlalu berharap bakal keterima. Tp tidak ada salahnya daftar selagi saya tertarik dengan temanya kan, hehee. Pas banget alhamdulillah materinya sangat bermanfaat bisa ngebantu buat skripsi hanya beda implementasinya saja. Dan ini hasil karya saya menggunakan arcGIS dengan database online inaRISK :

pemetaan_kawasan_bencana_merapi1 - kecil.jpg
Sederhana, namun bagi saya ini adalah sebuah pencapaian. Semoga nantinya bisa mengembangkan ilmu yang diajarkan di pelatihan ini

Tentang drama tiga manusia yang berusaha melangkah naik satu persatu tangga. Dari nol banget, melangkah bareng belajar bareng mulai dari penelitian kecil-kecilan hingga kompetisi Komurindo Kombat yang awalnya membayangkan saja saya ga pernah. Ah tapi sedih sih sebenernya klo inget ttg ini. Benar-benar kesabaran saya diuji. Berawal dari miskom hingga akhirnya salah satu diantara mereka diganti orang lain. Apa iya saya akan membiarkan teman saya H mundur sdkan sya tetap lanjut di tim ini? kita mulai bareng loh berjuang bareng, masa iya jadi kek gini. Disisi lain bagaimana mungkin saya akan membiarkan teman saya T berjuang sendirian? beban yang dia tanggung sudah cukup berat apakah saya cukup tega menambah bebannya pun meninggalkannya teman seperjuangan saya? Dengan keputusan yang bagi saya pribadi cukup berat akhirnya kami sama-sama ikhlas dan tentunya saling support. Bagaimanapun geng kita masih tim entah di belakang layar atau dimanapun. Nama? hanya sekedar formalitas. Iya kan?

Disini saya banyak belajar dari mereka pun sahabat lain. Dari T seorang komandan dengan tanggung jawab yang cukup besar, saya belajar agar lebih kuat mental, komitmen dengan pilihan, ga baperan, berfikir secara logis, intinya itu. Gw salut sm lu bisa sekuat itu, gw tau beban lu udh cukup berat. Dari H seorang yang cerdas dan berwawasan luas, saya belajar untuk bekerja lebih profesional, ikhlas disetiap keputusan, berfikir logis, selalu support teman seperjuangan. Saya pun ga habis pikir, kok bisa sih, yang paling buat sy salut tp ini di kampus, ngebatuin tugas tanpa memikirkan diri sendiri bahkan sampai begadang. Adalagi sahabat saya Hesti, teman yang selalu support saya, yang mau mendengarkan cerita saya, yang selalu ingatin saya ketika sy lalai. Ah kalian, tetaplah seperti ini ❤

Btw kok jadi melow gini yaa, hehee.

Bersambung…

IMG_20171215_074058_748.jpg
my cactusa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.