Pengantar Pengelolaan Database

Berikut ini adalah ilustrasi mengenai data dan informasi :

Pengertian data secara umum adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya, dan masih memperlukan adanya pengolahan. Data dapat berupa suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa, atau simbol-simbol lainnya yang bisa digunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, objek kejadian atau suatu konsep.

Informasi merupkan hasil pengolahan sebuah model, formasi, organisasi, atau suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini data bisa dianggap sebagai objek, sedangkan informasi adalah sebagai subjek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagi hasil pengolahan atau pemprosesan data.

Komponen system pengelolaan data :

a. Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras (hardware) yang biasanya terdapat dalam sebuah sistem database adalah komputer untuk sistem stand alone, sistem jaringan (network), memori sekunder yang online (harddisk), memori sekunder yang offline (disk), dan perangkat komunikasi untuk jaringan.

b. Sistem Operasi (Operating System)
Sistem operasi merupakan program yang mengaktifkan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya dalam komputer dan melakukan operasi-operasi dasar dalam komputer, pengelolaan file, dan lain-lain. Program pengelola basis data akan aktif (running) jika sistem operasi yang dikehendaki sesuai. Sistem operasi yang biasa digunakan Microsoft DOS, Microsoft Windows, UNIX, LINUX, Mac OS, dan lain-lain.

c. Basis Data (Database)
Basis data (database) merupakan koleksi dari data yang terorganisasi dengan cara sedemikian rupa sehingga data tersebut mudah disimpan dan dimanipulasi. Sebuah sistem database dapat memiliki beberapa database. Setiap database dapat memiliki sejumlah objek database seperti table, indeks, dan lain-lain.

d. DBMS (Database Management System)
Database Management System (DBMS) merupakan kumpulan program aplikasi yang digunakan untuk membuat dan mengelola database. DBMS berisi suatu koleksi data dan set program untuk mengakses data. DBMS meruakan perangkat lunak (software) yang menentukan bagaimana data tersebut diorganisasi, disimpan, diubah dan diambil kembali. Perangkat lunak ini juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pengguna data bersama, dan konsistensi data. Perangkat lunak yang termasuk kedalam DBMS diantaranya: Microsoft Access, SQL Server, MySQL atau MySQLi, DB2, Oracle, PostgreSQL, SQLite, Mongo DB, dan Maria DB.

e. Pengguna (User)
Terdapat beberapa tipe users atau pengguna pada sistem database, berdasarkan cara mereka berinteraksi pada basis data, diantaranya program aplikasi, pengguna mahir, pengguna umum, dan pengguna khusus.

f. Administrator Database
Suatu lingkup database seharusnya memiliki satu orang atau kelompok orang pada bagian struktur database untuk menangani administrasi database yang biasa disebut administrator database atau Database Administrator (DBA). Administrator database adalah orang yang bertanggung jawab dan bekerja sama dengan analisis sistem dan user-user lain guna melengkapi berbagai macam tugas seperti pendefinisian data, pemodelan data, desain database, serta menjamin kerahasian integritas data.

Pasal tentang Pengelolaan Data di UU 31 tahun 2009 :

BAB IV
PENGELOLAAN DATA

Pasal 24

(1) Pengelolaan data dilakukan untuk menghasilkan informasi yang cepat, tepat, akurat, luas cakupannya, dan mudah dipahami.

(2) Pengelolaan data sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dilakukan berdasarkan standar yang ditetapkan.

Integrasi data pada BMKG Soft :

BMKGSoft merupakan sistem integrasi database yang terdiri dari station and regional office, head office, dan user. Dimana pada station and regional office akan melakukan entry data observasi maupun prakiraan cuaca yang secara bersamaan akan dilakukan monitoring dan QC oleh Pusat Database BMKG. Data yang telah diinput akan tersimpan pada cluster server dan share storage yang mana melalui jaringan komunikasi BMKG data dapat diakses oleh user. Dimana user ini terdiri dari internal user untuk kepentingan data BMKG maupun ekternal user untuk akademik, research, individu, company dan institusi.

QC yang digunakan pada BMKGSoft :

QC (Quality Control) yang dijalankan oleh BMKG terdiri dari beberapa bagian antara lain input data, identifikasi data, monitoring and QC, recovery, digitasi and archieving, dan output data. Sebelum data di gunakan user, data akan dilakukan monitoring dan QC oleh Pusat Database BMKG untuk memastikan data yang diinput oleh station and regional office valid, akurat, dan dapat dipercaya. Jika ada kejanggalan data maka akan dilakukan recovery, digitasi and archieving sehingga data siap digunakan user sesuai keperluannya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.