Niat Puasa Satu Bulan Penuh

Sebelumnya patut dipahami bahwa dalam mazhab syafi’i (madzhab yg di ikuti oleh mayoritas muslim Indonesia) berpandangan bahwa melakukan niat puasa ramadhan wajib dilakukan setiap malam pada bulan Ramadhan.

Berbeda dengan pandangan Imam Malik yang mengabsahkan niat satu kali di Awal Ramadhan untuk puasa satu bulan.

Sehingga berdasarkan Madzhab Syafi’i, kapan seseorang lupa tidak melaksanakan niat di malam hari maka puasanya dihukumi tidak sah dan wajib di qodloi, namun meski begitu, ia tetap wajib untuk imsak yaitu menahan makan dan minum sampai waktu maghrib.

Jadi meskipun puasanya dihukumi tidak sah karena tidak melaksanakan niat, namun ia tetap wajib untuk menahan dari makan dan minum serta segala hal yang dilarang untuk dilakukan pada saat puasa. Sebab imsak ini merupakan kewajiban tersendiri bagi dirinya

Untuk mengantisipasi terjadinya hal ini, para ulama syafi’iyah memberi solusi, seperti halnya yg tercantum dalam kitab kasyifatus saja hal. 117:

فلو نوى ليلة اول رمضان صوم جميعه لم يكف لغير اليوم الاول ، لكن ينبغى له ذلك ليحصل له صوم اليوم الذى نسي النية فبه عند مالك كما يسن له ان ينوى اول اليوم الذى نسيها فيه ليحصل له صومه عند ابى حنيفة و واضح ان محله ان قلد و الا كان متلبسا بعبادة فاسدة فى اعتقاده و هو حرام .

Apabila seseorang niat pada awal malam bulan Ramadhan untuk melakukan puasa keseluruhannya (1 bulan) maka menurut Madzhab Syafii tidak cukup kecuali untuk hari pertama. Namun niat tersebut sunnah untuk dilakukan supaya bisa tetap sah puasa yg lupa melakukan niat di malam harinya menurut imam malik. Seperti halnya disunnahkan untuk niat pada siang hari bagi yg lupa niat pada malam hari menurut Abu Hanifah.

Namun semua kesunnahan itu bisa terlaksana jika niat taqlid (mengikuti) pada salah satu dari dua imam diatas. Jika tidak maka ia justru melaksanakan ibadah yang fasid (rusak) dan hal itu diharamkan.

Jadi intinya, jika ingin cukup satu niat untuk satu bulan kita harus berpindah madzhab dengan mengikuti madzhabnya imam malik. Dengan begitu, ketika kita lupa tidak niat pada malam hari, maka puasa kita tetap dihukumi sah. Adapun lafadz niat satu bulan penuh menurut imam malik sebagaimana berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لله تَعَالَى

Catatan: Bagi wanita yg awal ramadhan sedang mengalami haid atau nifas, maka niat satu bulan penuhnya (dgn mengikuti imam malik) dibaca pada saat malam ramadhan ketika awal dia sudah suci.

.

Sumber : Berani Berhijrah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.