Sholat Qodho’ Di Jumat Terakhir Ramadhan

Yang pertama kali mencetuskan sholat qadha’ lima waktu pada hari jum’at terakhir bulan Ramadhan adalah al-imam SYECH ABU BAKAR BIN SALIM FACHRUL WUJUD dan keturunan2 nya.

Syekh Abubakar Bin Salim rahimahullah berkata:

“Tidak di perbolehkan dan termasuk dosa besar jika seorang sengaja meninggalkan shalat fardu selama setahun dengan niatan hanya ingin mengqodho’ nya pada hari Jum’at terkhir dalam bulan Ramadhan”.

Banyak para ulama yang membahas tentang qadha akhir jumat bln ramadhan ini dan dijadikan dalam satu kitab khusus

Diantara kitab yang membahas hal ini adalah kitab yang di susun oleh As-Syekh Fadhal bin Abdurrahman Bafadhal (guru daripada para Masyaikh di Tarim Hadramaut) yang berjudul:

القول المنقوض في الرد على من أنكر الخمس الفرو

Pembahasan dalam kitab beliau diatas ada beberapa masalah yg harus diperhatikn :

  1. HARAM bagi orang yang meyakini bahwa qadha lima waktu tersebut bisa mengqadha (bukan menambal/menyempurnakan) semua shalat yang dia tinggalkan. Karena shalat fardhu yg dia tinggalkan baik dengan sengaja maupun tidak disengaja wajib digadha. Jadi shalat qadha akhir jumat bulan ramadan ini bukan sebagai gadha sholat fardhu yg dia tinggalkan!!
  2. Begitu juga bagi orang yang selalu shalat lima waktu tetapi kadangkala punya keraguan/was was dari shalat lima waktu yang dia kerjakan itu ada yang kurang menurut syariat dan rukunnya. Dalam hal ini perlu di qadha lagi**

Para ulama menanggapi shalat qadha akhir jumat ramadhan ada yang mengatakan sah dan tidak sah.

Bagi kaum muslimin silahkan mau ikut yang mana, mau dikerjakan gak papa dan tidak dikerjakan tidak ada masalah. (Intisari dari fatwa sayyidil walid alhabib Salim bin Abdullah Asy-Syatiri). Sampai sekarang, para habaib melakukan sholat QODHO’, antara lain Habibana Umar bin Salim bin Hafidz dan para habaib dan ulama lainnya. alid al habib al allamah Salim bin Abdullah bin Umar As Syathiri)

Didapatkan dari tulisan alfagih al imam almuhaddits ibrahim bin umar al Alawy diriwayatkan bahwa RASULULLAH Shallallahu Alaihi Wassallam bersabda:

“Barangsiapa yg melakukan qodho fardhu 5 wkt sholat di akhir jumat di bln ramadhan maka dpt MENAMBAL cacatnya sholat sepanjang umurnya sampai 70 tahun, sebagaimana disebutkan dlm fatwa Alhabib Muhammad bin hadi Assegaf dlm kitabnya TUHFATUL ASYROF

لكن هذا القضاء لكل ما يختل في صلاته بوسواس و غير طهور و ذلك يفعل بعضهم بغير تعمد

Jadi qodho ini dilakukan BUKAN MENUTUP KARENA TIDAK SHOLAT, akan tetapi tetap wajib melakukan sholat 5 wkt dg baik, hanya saja mungkin dlm sela2 dia melakukan sholat ada yg kurang menurut tuntunan syari’at.

TATA CARANYA :

Yaitu setelah selesai sholat JUM’AT kemudian sholat dimulai dari sholat Dzuhur 4 rakaat seperti biasa lalu Ashar 4, Maghrib 3, Isya’ 4 dan Shubuh 2 rakaat. Silahkan lakukan dirumah atau di masjid.

Jadi BUKAN hanya cukup dgn sholat 4 rakaat 1 salam yg katanya cukup utk menutupi sholat2 diatas, sama sekali BUKAN, ini terjadi seperti salah faham yg beredar di kalangan masyarakat saat ini, bahwa yg demikian ini tuntunan yg berbeda cara pelaksanaannya.

NIATNYA :

Usholli Fardhodz (Dzuhri ,asri…dan ganti utk sholat2 yg lain maghrib dst sampai Shubuh. ) arba’a roka’atin Qodho’an mustaqbilal qiblati [imaman (kalo jadi imam), atau makmuman (klo mjd makmum)] lillahi ta’ala ALLAHU AKBAR.

Wallahu a’lam insyaallah bermanfaat buat kita semua. Aamiin

Sumber : Group Berani Berhijrah 177


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.