Nyobain Prameks ke Solo

Jadi ceritanya saat sedang dinas saya dan salah seorang teman saya random ngobrol tentang kereta lokal Prameks (Prambanan Ekspres) dan tetiba kepikiran kok pengin nyobain ya. Kebetulan teman saya tersebut belum pernah, kalau saya pernah naik sekali waktu pulang liburan di semarang – solo 2 tahun lalu. Akhirnya sore itu juga kami cepat-cepat beli tiket untuk hari besoknya alhamdulillah masih 4 kalau tidak salah. Sebelum kami bayar, kami sempat mengecek info prakiraan cuaca dan menurut info tersebut besok hujan. Akhirnya kami cancel tiket tersebut dan beli tiket untuk lusa yang pada saat itu diprakiraan cuaca cerah. Eh beneran loh alhamdulillah pas kami berangkat lusa, 28 Oktober 2020, cuaca cerah sekali padahal hari-hari sebelumnya mendung hujan.

Kami berangkat dari Stasiun Wojo sekitar jam 6 pagi. Sampai di Stasiun Balapan kami berjalan menuju tujuan utama ke Keraton Surakarta. Dan zonk pemirsah, ternyata Keraton Surakarta ditutup selama pandemi Covid-19. Di pelataran keraton kami ditawari untuk keliling keraton menggunakan becak dengan membayar 50.000/becak jadi waktu itu kami bagi 2 masing-masing 25.000. Worth it sih sebenarnya, selama mengelilingi keraton bapaknya juga menjadi tourguide banyak menceritakan sejarah silsilah kerajaan dan juga bagian-bagian Keraton Surakarta.

Selesai keliling keraton kami mencari destinasi wisata lain yang sekiranya buka meliputi Benteng Vastenberg, Pura Mangkunegaran, Pasar Klewer, Kampung Batik Kauman, Masjid Agung Keraton Surakarta, Masjid Al Wustho Mangkunegaran. Dan setelah jalan di bawah teriknya matahari kurang lebih 7 km muterin Kota Solo ternyata hampir semua destinasi ditutup kecuali Masjid. Melewati depan Rutan (Rumah Tahanan) Solo yang instagramable sekali tempatnya akhirnya kami foto dengan background tulisan SOLO sadja hehee.

Selanjutnya kami istirahat cari tempat yang adem dulu di McD. Nah iya kalau ke Solo wajib banget nih nyobain Selat Vien. Awalnya kami ragu cukup tidak ya waktunya ga sampai satu jam kami harus makan dan sampai di Stasiun Balapan kembali. Akhirnya kami memutuskan tetap ke Selat Vien dengan jalan cepat dan ke stasiunnya lari kecil karena gerimis juga padahal baru habis makan ya wkwkwk. Alhamdulillah sampai di Stasiun masih H-kurang lebih 5 menit kami pun langsung naik kereta dan sampai kembali di Stasiun Wojo sekitar habis Maghrib.


3 thoughts on “Nyobain Prameks ke Solo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.