Materi 6 – Khadijah dan Wahyu Pertama

Video Penunjang Materi 6

Rekaman Materi 6

Pertanyaan 1

Ustadz, afwan mau bertanya.. klau untuk agama² yg dibawa nabi itu istilahnya berbeda² kah?
Sperti Nabi Muhammad saw, mmbawa ajaran islam, Nabi Ibrahim haniif, lalu nabi yg lainnya?

Jawaban Ust. Gilang

Ada 2 hal yang perlu kita bedakan,
[1] Agama
[2] Rincian ajaran agama.

Agama para nabi itu sama, yaitu islam. Sehingga pokok dan prinsip ajaran para nabi itu sama. Semua mengajarkan tauhid, iman kepada hari akhir, loyal kepada sesama mukmin, dan memusuhi orang kafir.

Allah berfirman:
“Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku.” (QS. Al-Anbiya: 25).

Tentang Ibrahim:
“Ibrahim bukanlah Yahudi atau Nasrani, tetapi dia adalah seorang yang hanif dan Muslim, dan dia bukanlah orang musyrik.” (QS 3:67)

Tentang Musa:
“Berkata Musa: “Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang muslim.” (QS. Yunus: 84)

Tentang Isa:
“Saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang muslim.” (QS. Ali Imran: 52).

Sementara rincian agama, berbeda-beda antara satu nabi dengan nabi yang lain.

Dulu misalnya, dalam syariatnya Nabi Musa ‘alaihis salam, lemak sapi dan kambing diharamkan. Dalam syariatnya Nabi Muhammad dihalalkan.

Nabi bersabda: “Para nabi itu ibarat saudara seibu. Ibu mereka berbeda-beda, agama mereka adalah satu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maksudnya, bahwa prinsip agama para nabi itu sama, yaitu tauhid. Meskipun rincian syariatnya berbeda-beda.

Pertanyaan 2

Assalamualaikum ust
Izin bertanya.
Sebelum masa kenabian apakah Rasulullah mengikuti ajaran nabi ibrahim? Drmana beliau mendapatkan ajaran tsb sementara beliau hidup di tengah ajaraa jahiliyah? Terimakasih

Jawaban Ust. Gilang

Mengenai Amalan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum diutus, ulama berbeda pendapat dalam hal ini.

[1] Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengikuti millah ibrahim (Hanifiyah)

Al-Alusi menegaskan pendapat yang benar mengenai kondisi Nabi sebelum jadi diutus oleh Allah, beliau mengikuti ajaran nabi Ibrahim. Al-Alusi membawakan keterangan Ibnu Aqil,

Abul Wafa, Ali bin Aqil menegaskan bahwa sebelum diutus, Nabi menganut syariat Ibrahim yang shahih dari beliau.

[2] Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak beribadah dan tidak mengikuti ajaran apapun.

Ini merupakan pendapat al-Qadhi Iyadh. Beliau mengatakan,
Sebelum mendapat wahyu, Nabi tidak beribadah dengan mengikuti syariat umat sebelumnya, menurut pendapat yang kuat.

Dan insyaAllah, pendapat yang benar, ketika itu Nabi sudah beribadah. Salah satu buktinya, beliau pernah melakukan tahannuts di gua-gua. Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah menceritakan peristiwa yang dialami Rasulullah menjelang datangnya wahyu. Salah satunya,
Nabi menyendiri di gua Hira melakukan Tahannuts. (HR. Bukhari)

Mengenai makna tahannuts, dijelaskan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar, maknanya ada 2:

Pertama, tahannuts artinya mengikuti ajaran hanifiyah. Itulah ajaran dan millah Ibrahim.

Kedua, tahannuts artinya menjauhi dosa.

Allahu a’lam.

Pertanyaan 3

Bismillah izin bertanya, mengapa pada masa sebelum kenabian penduduk di mekkah tidak mengikuti ajaran Nabi Isa?
Syukron, jazaakallahu khoir

Jawaban Ust. Gilang

Terdapat beberapa agama yg dianut oleh bangsa arab sebelum datangnya islam, di antaranya:
Yahudi, Nasrani, Shabi`ah, Majusi.

Jadi bangsa Arab sebelum islam ada yang menganut agama nasrani (ajaran nabi Isa).

Masuknya agama Nasrani ke jazirah Arab melalui pendudukan orang-orang Habasyah dan Romawi. Pendudukan orang-orang Habasyah kali pertama terjadi di Yaman sekitar tahun 340-378 M. Ketika itu, terjadilah gerakan Kristenisasi di permukiman di Yaman.